sangatbanyak sekali yang ingin mengambil Puisi untuk Ayah ini, oh ayah,Tubuh mu yang dulu kekar&tegap kini telah mulai kurus dimakan ! semangat mu tidak pernah layu.ayah..oh ayah,aku anak mu ini bangga akan semangat ayah dalam menghadapi kerasnya hidup.ayah selalu tegar. ku persembahkan untuk ayah, yang sekarang telah Terimakasihayah untuk semua kasih sayangmu. 12. Rindu di Antara Hujan. Tetes demi tetes air langit membasuh wajahku Membasahi tanah yang telah kering Bulir itu terpecah saat membentur bumi Setiap tetesnya mengandung rindu yang terpendam. Tak dapat ku cegah segala rasa rindu yang kian mendesak Ingin segera kucurahkan atau sekedar ku ucap Adahal-hal yang tidak dapat diungkapkan hanya dengan kata-kata biasa. Berikut ini merupakan contoh puisi tentang sahabat yang dituliskan oleh pengarangnya, di mana puisi tersebut dia ciptakan untuk sahabat yang telah memberikan kesan dalam hidupnya. Tak Lekang oleh Waktu. Diawali dari perkenalan Tersusun menjadi keakraban Mengisi hari-hari Puisiuntuk ayah dan ibu 3 bait ini cocok Anda bawakan dan bacakan di depan kedua orang tua. "Untuk Ayah dan Ibu" Kau lah "Ayah" ku yang telah tiada Sebelum waktu senja Di kala matahari bersinar dengan terang-nya Meninggal kan anakmu yang masih kau timang. 4. Bunda untukanak yang telah kau besarkan dengan kerja kerasmu Ayah. Air mata ini tak mampu membalas semuanya semua yang kau lakukan untuk hidup kami semua yang kau berikan kepada kami Ayah Kasih sayang mu takkan mampu tergantikan orang lain Perhatian yang kau berikan kepada kami takkan pernah kami lupakan Walaupun kadang kami tidak mengindahkan Terimakasih sudah mempercayai Roger untuk menjaga putri Ayah," tulis Roger Danuarta di caption. "Roger janji akan menjadi suami yang baik untuk putri Ayah. Terima kasih sudah menjadi Ayah yang baik untuk Roger," sambungnya. Mengingat bahwa ayah mertuanya menyukai puisi, Roger Danuarta tidak lupa memberikan puisi berjudul Kutadahkan Tangan. B8g0. Kumpulan Doa dalam Puisi buat Ayah yang Telah tiada - Ayah adalah sosok pahlawan bagiku, banyak mengajarkan arti cinta sejati bukan sekedar lewat kata di kehidupan. Melewati hari bersama ayah dan Ibu adalah hal terindah tidak semua orang dapat merasakannya. Tiada kata-kata yang dapat mewakili bagaimana bahagianya mendapatkan cinta setiap hari dari ibu berserta ayah. Tetapi hari-hari terasa sepi sejak kepergian ayah, bukan hanya kami juga dengan ibu tercinta, kini matahari ibu sang inspirasi telah meninggalkan keluarga selamanya. Jujur sebenarnya aku sangat rindu dengan ayah yang telah tiada. Cuma lewat puisi diri ini mencoba mengungkapkan betapa mendalam kerinduan kepada almarhum ayah, walaupun bukan puisi yg mengharukan tapi biarlah hanya Tuhan dan Ayah yag mengerti arti dari doa juga puisi untuk almarhum ayah tercinta yang telah tiada. AYAH ADALAH INSPIRASIKU Sosok ayah adalah bukan hanya sekedar cinta pertama bagi anak perempuan tetapi inspirasi bagi keluargaku. Arti sosok bapak yang merupakan ayah dalam kehidupan fana ini mengajarkan kami betapa pentingnya peran seorang ayah bagi ibu dan keluarga, walau tidak dapat dipungkiri sangat penting ibu buat kita. Ayah dan Ibu adalah satu kesatuan memberikan perlindungan juga kasih sayang lewat cinta sejati. Bukan sebatas kata-kata cinta sejati seorang kekasih kepada pacarnya tapi ketulisan juga kemurnian cinta kasih yang tidak bisa diungkapkan lewat kata ketulusan cinta. Beliau merupakan sosok pahlawan bagiku karena mengajarkan apa itu cinta yang sesungguhnya dimana sejatinya menghadapi kerasnya kehidupan ini. Aku hanya mampu berdoa agar almarhum bapak yang telah tiada agar almarhum diterima disisi Allah SWT dan diterima di surga. Ada kerinduan di hati akan sosok bapak di surga, cuma puisi mengharukan untuk ayah yang dapat kupersembahkan atas rindu ayah di surga. PUISI RINDU UNTUK ALMARUM AYAH DI SURGA Karya Saif Deras hujan mengiring kepergianmu Kepergian yang telah menjemputmu Bapak maafkan anakmu yang telah lupa untuk menyayangimu Hingga engkau pergi meninggalkan rasa rindu Sirna semangat ini Sepi jiwa raga tak ladi berisi Ku coba untuk menerima bahwa engkau telah pergi Tapi sejak kepergianmu Ayah membuat hari terasa sepi Air mata terus menguras Mengingat batapa kepergian ayah meninggalkan penyesalan dari anakmu yang keras Penyesalan mulai tak berarti hati hanya mampu merintih Ayah, anakmu rindu aku rindu ayah hati ini terasa pilu untuk menerima kepergianmu Ayah, aku rindu ayah yang telah tiada kepada siapa diri ini harus mengadu Dalam doa ku hanya mampu berlinang air mata mengingat betapa rindu ini semakin terasa ingin berteriak sekuatnya "aku rindu ayah yang terlah di surga" Tak ada lagi semangat yang dulu pernah ada Berontak jiwa dalam hampa Menangis raga pada kepergian yang ada Hanya mampu memberi doa untuk ayah yang telah tiada tetap saja gejolak rindu semakin meronta Tiada kata-kata mengarukan untuk mu Ayah Hanya ada kata aku rindu padamu ayah Mampukah anakmu bertahan tanpa cinta darimu ayah Biaskah anakmu melewati kerasnya hdup ini ayah Gemuruh langit mengiringi kepergiamu Tangis bumi membasahi kuburmu Tarian sepi menghatui hidupku Ayah, Aku rindu PUISI UNTUK AYAH YANG TELAH TIADA DALAM BAHASA INGGRIS Do not go gentle into that good night, Old age should burn and rave at close of day; Rage, against the dying of the light. My father, there on the sad height, Curse, bless, me now with your fierce tears, I pray. Do not go gentle into that good night. Rage, rage, against the dying of the light. DOA UNTUK AYAH YANG TELAH TIADA Sebenarnya ini bukan hanya sekedar doa buat ayah saja akan tetapi juga bisa untuk ayah dan ibu baik itu telah tiada maupun masih hidup. Doa seorang anak kepada kedua orangtua memang WAJIB diberikan sebagai salah satu bakti kita terhadap mereka. Bacaan doa untuk orangtua dengan bahasa Arab ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ูˆูŽูƒูŽู…ูŽุง ุณูŽุฑูŽุฑู’ุชูŽู€ู€ู‡ูู…ู’ ุจูู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉูุŒ ููŽุณูุฑู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุจูู†ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุงู„ู’ูˆูŽููŽุงุฉู Bacaan doa untuk orangtua dengan bahasa Indonesia Allahumma wa kama saror tahum bina filhayati, fasurhum bina ba'dal wafati - dibaca 3 kali Artinya Ya Allah, sebagaimana Engkau senangkan mereka dengan kami semasa hidup, maka senangkan pula mereka dengan kami setelah mati. Doa untuk orangtua dengan bahasa Arab ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุชูŽู„ูŽูˆู’ู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุชูู„ูŽุงูˆูŽุฉู ููŽู€ุฒูŽ ูƒู‘ูŽูŠู’ุชูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ู‘ูŽูŠู’ู€ู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุตูŽู„ูŽุงุฉู ููŽู€ุชูŽู€ู‚ูŽู€ู€ุจู‘ูŽู€ู„ู’ุชูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู’ู€ู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ููŽู€ู†ูŽู…ู‘ูŽู€ู€ู€ูŠู’ู€ู€ู€ุชูŽู€ู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู…ูŽู€ู€ุง ุนูŽู…ูู„ู’ู€ู€ู†ูŽู€ุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุตูŽุงู„ูุญูŽุฉู ููŽู€ุฑูŽุถููŠู’ู€ุชูŽู€ู‡ูŽุงุŒ ููŽู€ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ูŽ ุญูŽุธู‘ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ู€ู‡ูŽุข ุฃูŽูƒู’ุจูŽู€ุฑูŽ ู…ูู†ู’ ุญูุธููˆู’ุธูู†ูŽุง ุŒ ูˆูŽู‚ูุณู’ู…ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ู€ู‡ูŽุข ุฃูŽุฌู’ุฒูŽู„ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‚ู’ุณูŽุงู…ูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุณูŽู‡ู’ู…ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูู€ู€ู†ู’ ุซูŽู€ู€ู€ูˆูŽุงุจูู€ู€ู‡ูŽุข ุฃูŽูˆู’ููŽู€ู€ู€ุฑูŽ ู…ูู€ู€ู€ู†ู’ ุณูู‡ูŽุงู…ูู†ูŽุงุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ูˆูŽุตู‘ูŽูŠู’ุชูŽู†ูŽุง ุจูู€ุจูู€ุฑู‘ูู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽู†ูŽุฏูŽุจู’ู€ู€ุชูŽู€ู€ู†ูŽุข ุฅูู„ู‰ูฐ ุดููƒู’ุฑูู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฃูŽูˆู’ู„ู‰ูฐ ุจูุงู„ู’ุจูุฑู‘ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู€ุจูŽุขุฑู‘ููŠู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุญูŽู‚ู‘ู ุจูุงู„ู’ูˆูŽุตู’ู„ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฃู’ู…ููˆู’ุฑููŠู’ู†ูŽ Doa untuk orangtua dengan bahasa Indonesia Allahumma wa mataluna min tilawatin fazakkaytaha, wama sholaina min sholatin fatakabbaltaha, wama tashoddaqna min shodaqotin fanammaytaha, wama amilna min a'malin sholahtin farodhitaha, fanasaluka allahmuma an taj'al hadz-dzohum minha akbara min hudzu dzina, wa qismahum minha aj dzala min aqsamina, wa shmahum min tsawabiha aw faro min sihamina, fainnaka wa shoytana bibirrihim, wanadabtana ilasyukrihim, waainat awla bil birri minal barrina, wa ahaqqu bil washli minal ma murin. Artinya Ya Allah, bagi setiap ayat suci yang kami baca, shalat kami yang Engkau terima, amal saleh kami yang Engkau ridhai, serta sedekah kami yang Engkau lipat gandakan pahalanya, tolong ya Allah, berilah mereka bagian yang lebih banyak dari bagian kami, dan pahala yang jauh lebih besar dari pahala kami sebab Engkaulah yang mewasiatkan agar kami berbakti dan berbuat baik kepada mereka. Sesungguhnya, Engkaulah yang lebih pantas untuk berbuat baik kepada mereka dari semua yang berbakti kepada orang tuanya, dan Engkaulah yang lebih berhak untuk melakukan kebajikan tersebut daripada mereka yang Engkau perintahkan. - Ungkapkan kerinduan kepada bapak yang telah tiada melalui puisi di Hari Ayah Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November . Inilah saatnya kita mengungkapkan isi hati dan kerinduan terdalam untuk dia, seorang cinta pertama yang telah meninggalkan kita selama-lamanya. Puisi ini bisa dibacakan di depan kelas oleh para murid, bisa juga Anda resapi, sembari mengingat rupa ayah dan menganggapnya sebagai kenangan terindah. Tidak hanya itu, Anda bisa mengungkapkan perasaan di media sosial, menceritakan kepada dunia betapa Anda kangen dengan sosoknya. Simak kumpulan puisi untuk bapak yang telah tiada sambil memperingati Hari Ayah Nasional Kumpulan Ucapan Hari Ayah freepik TITIP RINDU BUAT AYAH Ku tak dapat menghantarkan kepergianmu. Langit mendung turut berduka semua riuh rendah mengingat amal kebaikanmu Ayah, Di bawah nisan dan kamboja ini aku tertunduk Kujatuhkan air mata untukmu Ayah, Kau yang mengajarkan aku tentang arti kehidupan Kau yang mengajarkan aku menghargai sesama Kini ayah pergi, pergi untuk selamanya Tuhan, Jika boleh aku bertemu ayah Ku ingin memeluknya dengan penuh rasa kasih sayang Tuhan kutahu semua itu takkan pernah terjadi Tapi, aku hanya dapat berkata kepadamu. BERJALAN TANPAMU Kususuri senja hari ini, Menatap ke arah matahari, Namun ia perlahan pergi, Tinggalkanku seorang diri. Pagi tiba dengan suryanya, Pancarkan cerahnya cahaya, Belum usai ku sapa, Ia berburu meninggi saja. Kenapa? Kenapa semua pergi tiba-tiba? Kenapa keindahan tak bertahan lama? Kenapa semua berlalu begitu saja? Setiap tanggal 12 November, kita memperingati Hari Ayah Nasional. Peringatan Hari Ayah dilakukan untuk menghormati peran Ayah dalam kehidupan keluarga. Bagi banyak keluarga, Ayah merupakan sosok pahlawan yang akan selalu ada dalam keadaan apa pun. Untuk mengapresiasinya, Bunda bisa, lo, memberikan kumpulan puisi untuk Ayah. Puisi merupakan karya sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, dan rima. Karya puisi bisa menjadi media yang cocok untuk mengungkapkan perasaan dan rasa terima kasih pada Ayah. Bagaimana pun keberadaan Ayah merupakan suatu hal yang penting dalam setiap keluarga. Ayah bisa menjadi pelindung dan penjamin kebahagiaan keluarga sehingga tak ada salahnya untuk memberikannya penghargaan dalam bentuk puisi. Bila Bunda ingin memberikan puisi baik kepada Ayah atau suami yang kini telah menjadi Ayah, Bunda bisa menulisnya sendiri. Namun, tak perlu khawatir bila Bunda tidak bisa membuatnya, Bunda bisa memberikan puisi mengharukan yang bercerita tentang Ayah. Puisi-puisi ini dijamin akan membuat Ayah merasa bahagia dan tersanjung. Selain itu juga bisa menjadi pelampiasan rasa rindu pada sosok Ayah yang sudah meninggal dunia. Kumpulan Puisi untuk Ayah yang Mengharukan Puisi merupakan sebuah media yang sering digunakan untuk menyampaikan isi perasaan. Bila selama ini Bunda kesulitan untuk mengungkapkan perasaan, Bunda bisa menggunakan kumpulan puisi untuk Ayah ini untuk membagikannya. 1. โ€œUntukmu Seorang Bapakโ€ karya Ibnu Abhi, Puisi sebagai Ucapan Terima Kasih Sumber Pexels Meski suaramu Tak semerdu nyanyian lembut seorang ibu Kau membingkaiku dengan nada nada ketulusan Yang mengantarkan hatiku Menuju lembah tinggi Bernama kedamaian Meski sentuhanmu tak selembut belaian suci seorang ibu Namun dengan dekapanmu Ku terhangatkan dengan kasihmu Ku terlenakan Dengan cintamu Tangisku berderai Kala ku ingat ucapan indahmu menimangku Kala ku sentuh tubuh letihmu menjagaku Seperti karang menjaga debu pasir Kau jaga aku Kau lindungiku Dari kotoran raga dan jiwa yang kan basahiku Kau rela di terpa deburan buih Yang berlalu Demi aku Demi anakmu Seakan tak pernah lelah Kau hapuskan tetes air mataku Seakan tak pernah bosan Kau redamkan aku dari tangisan Ku urai hati ini Untukmu Untuk segalanya yang tlah kau labuhkan pada dermaga hidupku Hanya sebentuk puisi Dari ketulusan hati Untukmu bapakku Terima kasih. Artikel terkait Puisi Inspiratif di Hari Ibu 2. Mengenang Ayah karya Sutan Iwan Soekri Munaf, Puisi tentang Kerinduan pada Ayah yang Sudah Meninggal Terpisah Kembali jarak memadu resah Sementara rindu berpacu Aku pun ragu Setelah waktu berjalan sudah Aku lelah mencari kata tanpa bertemu Beku dalam windu demi windu suaramu Membakar setiap jengkal dada tiada kalimat yang dapat merapat Hati terjerat Ayahanda. Aku ingin sekali mendekat Kembali jarak dikuak Barangkali angin sampirkan pesan tentang ragu yang terbentang Barangkali jalan semakin lapang Semakin lelah Semakin lelah Semua menjadi bimbang dan darah beku menggumpal-gumpal Semua tinggal impian Ayahanda. Aku di sini masih mengurai seribu cerita dan membaca sejuta makna dalam katamu saat menyisiโ€ฆ 3. โ€œKepada Bapakโ€ karya Gunoto Saparie, Puisi tentang Nasihat Ayah yang Sudah Meninggal Sumber Pexels Ada peci putihmu tergantung di kapstok Bertahun-tahun di sana sejak kau pergi Namun jarum-jarum jam dinding berhenti Dan kalender di tembok pun mendadak rontok Ada potretmu mengabur di dekat pintu Ada senyum tipis membayang harapan Betapa berat rindu, bapak, tersendat di kalbu Angin tanah kelahiran melagukan alam pedesaan Selalu kuingat kata-katamu tentang kehidupan Tentang negara, agama, dan pengabdian Kata-kata yang patah-patah, tertahan-tahan Kami tak tahu, ternyata untuk yang penghabisan Ada sandalmu teronggok di ujung ranjang Ada buku-bukumu, kitab-kitab menguning Berjajar di rak, terserak di meja dan lantai Ada yang tertinggal di hati, Allah, kasihmu abadi Artikel terkait 7 Momen Terindah dan Mengesankan Saat Menjadi Ayah 4. โ€œTitip Rindu untuk Ayahโ€ karya Riska Cania Dewi, Puisi tentang Kesedihan Anak Akan Ayah yang Telah Tiada Hening malam Serpihan-serpihan harapan datang Merindu kau kembali bersama Setitik harapan ingin kau kembali datang Berkumpul bersama kami semua Air mata menyesakkan dada Harapan tersapu badai kekecewaan Apa daya mengharapkan mu datang Kau tak akan kembali sebab kau telah bersama Tuhan Ku panggil merpati menyampaikan salam rindu dari anakmu untuk ayah tercinta 5. โ€œPuisi di Suatu Dahuluโ€ karya Norman Adi Satria, Pusi tentang Pelajaran Hidup yang Pernah Diajarkan Ayah Sumber Pexels Rumah masa kecilku yang ada di suatu dahulu hanya berdinding anyaman bambu Agar tampak kuat, Ayah menempelkan kertas bekas dengan lem dari tepung kanji dan meleburnya dengan kapur. Bila hujan datang semuanya luntur. โ€œAyah, luntur.โ€ โ€œTak apa, Nak. Lekas tidur.โ€ Ayah sepanjang malam mengumpulkan lap gombal untuk menambal Jangan sampai air hujan merembes ke kasur Agar aku tetap lelap tertidur Suatu hari aku minta dibelikan air mancur Agar mandiku tak usah mengguyur โ€œAyah, di kamar mandi orang kaya ada air mancur mereka tak usah gebyur-gebyur. Tinggal putar kran langsung cur.โ€ Ayah hanya menghela napas Mungkin pintaku tak terukur Ia hanya seorang tukang cukur Namun sorenya aku melihat air mancur di kamar mandiku Ayah membuatnya dari botol bekas yang ia lubangi kecil-kecil di bawahnya Airnya dari ember yang terus ia isi air dari timba dari sumur tetangga dan mengalir melalui selang Aku mandi dengan senang berasa seperti orang kaya โ€œNak, untuk mandi seperti ini kita tak perlu jadi orang kaya, jadilah orang yang mampu melakukan apapun dalam keterbatasan yang ada.โ€ katanya sembari terus menimba di suatu dahulu kala. 6. โ€œSaat Ayah Tidurโ€ karya Rayhandi, Puisi tentang Kerja Keras Seorang Ayah Saat ayah tidur Kutemukan seberkah kedamaian di sana Tepatnya di wajahmu yang senja itu Kulihat di sana begitu banyak sajak balada. Saat ayah tidur Kutemukan wajah kebebasan Laksana rindu terbebas dari kesepian menghujam Di sanalah kutemukan ia. Saat ayah tidur Saat itulah kau menjadi asli tanpa topeng tanpa drama Kau menjadi dirimu yang rapuh dan sakit Kau menjadi manusia wajar bukan robot. Saat ayah tidur Ingin rasanya kumenangis Mengingat sebait takdir kita yang sekarat Mati tidak mau menyerah tidak bisa. Saat ayah tidur Ayah kudongakkan wajahku ke atas biru Kumohon padaNya dengan khidmat Semoga aku selalu bersamamu Melihat tidurmu Ayah Artikel terkait 7 Puisi Romantis Ini Bisa Bikin Hubungan Pernikahan Lebih Intim 7. โ€œLelaki di Sudut Lorongโ€ karya Rayhandi, Puisi tentang Ayah yang Bekerja Keras Selama Hidup Sumber Pexels Lelaki di Sudut Lorong Lelaki di sudut lorong Dia adalah lelaki kuat bak baja dan sabar bak laut Tiada mengeluh ketika susah Tiada pula berteriak ketika senang. Lelaki di sudut lorong Dia adalah lelaki miskin Miskin harta tapi kaya hati Miskin ilmu tapi kata iman Lelaki di sudut lorong Dia adalah lelaki mati rasa Tiada bisa tersenyum tiada bisa menangis Kehidupan telah mempermainkannya Lelaki di sudut lorong Dia adalah lelaki berhati maaf Ratusan orang pernah memakinya, memaki harga dirinya Maaf masih ia suguhkan untuk membalas mereka Lelaki di sudut lorong Dia adalah lelaki yang hidup dengan airmata Hidup di jalan Bertemankan hina dan berkasihkan sengsara. Lelaki di sudut lorong Kerasnya takdir telah mengubahnya Hatinya telah tiada tanpa bentuk Raib ditelan rasa sakit Lelaki di sudut lorong Makanannya adalah kekecewaan Minumannya adalah airmata Dan pujiannya adalah hinaan Lelaki di sudut lorong Tidur di emperan toko Kerjaannya adalah mengharap, tidak! Mengemis Mengemis sedikit nurani dari mahkluk yang mengaku manusia. Lelaki di sudut lorong Dia adalah ayahku Masa mudanya telah menjadikannya batu Kerasnya hidup membuat ia tegar. 8. โ€œBait Sajak untuk Ayahโ€ karya Novi Aqilla, Puisi tentang Rasa Terima Kasih Anak Atas Kasih Sayang Ayah Ayahโ€ฆ Tulusnya nasehatmu tlah membingkai hatiku Menuju lembah tinggi kedamaian Dekapanmu telah meredam amarahku Tak kuasa tangisku berderai Kala ku ingat kata bijakmu Kau jaga aku Dari kotoran raga dan jiwa yang kan nodai aku Kau rela diterpa deburan buih yang berlalu Demi aku Demi anakmu Seakan tak pernah lelah kau hapuskan tetes air mataku Seakan tak pernah bosan kau redamkan aku dari tangisan Ku urai hati ini Untukmu Untuk segalanya yang tlah kau labuhkan Pada Dermaga hidupku Hanya sebentuk puisi dari ketulusan hati Untukmu, ayah. Terima kasih. 9. โ€œKerinduanโ€ karya Niki Ayu Anggini, Puisi tentang Seorang Anak yang Merindukan Ayahnya Sumber Pexels Ayah di mana engkau berada Di sini aku merindukan mu Mengiginkan untuk bertemu Merindukan akan belaian mu Kasih sayang mu selalu ku rindukan Engkau selalu hadir dalam mimpi ku Mimpi yang begitu nyata bagiku Mengiginkan engkau untuk kembali Aku selalu mengharapkan engkau hadir Menemani aku setiap hari Menemani masa pertumbuhan ku Untuk tumbuh menjadi besar Tanpa engkau di sisiku Tanpa engkau yang menemani hari-hari ku 10. โ€œPerginya Dirimuโ€ karya Muzdalifah Agustina Tak ada kata yang pantas terucapkan Hanya derai bening yang selalu bercucuran Membayangkan segala kenangan Teringat akan semua kebersamaan Walau ucapmu terkadang pahit Sentakmu buatku sakit Namun kan ku coba tuk bangkit Tak peduli itu mudah ataupun sulit Keluh kesah selalu kau sembunyikan Kau simpan dalam sebuah senyuman Apapun yang kau rahasiakan Aku selalu bisa merasakan Itu dahulu, saat kau masih bersamaku Banyak hal yang buatku malu Malu karna telah menyia-nyiakanmu Kini hanya sesal yang tersisa di jiwa Ingin sekali aku mengulang semua Jika Tuhan mengizinkannya Aku takan lagi buatmu kecewa Andai Tuhan beritahu aku Bahwa Ia akan mengambil ayah lebih dulu Mungkin aku takan lakukan itu Kan ku buat dia bahagia karena aku *** Nah, itulah 10 kumpulan puisi untuk Ayah yang sangat mengharukan. Puisi memang cocok sekali ya, Bun, untuk mengungkapkan perasaan. Baca juga Bisa Bikin Hubungan Keluarga Semakin Harmonis, Ucapkan 9 Kata Pujian untuk Ayah 7 Pujian Kepada Suami yang Sebaiknya Sering dilontarkan Istri Menyiapkan Kejutan Di Hari Ayah Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android. ๏ปฟKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. lebaran telah tiba, suka cita menyapa,ketupat berselimut, aroma kue yang menggodanamun, terasa hampa, saat rendang tak terhidang. bagaimana mungkin lebaran tanpa rendang yang begitu nikmat? rendang, sajian istimewa dari masa ke masa,merah merona, menggugah selera yang empuk, rempah yang begitu kaya, tak ada lagi di meja, membuat hati terluka.. lebaran di kampung halaman, tak hanya tentang makanan namun, tentang cinta, kasih, dan pengampunankami bersatu dalam ikatan kasih dan sayang yang tak tergantikan 1 2 Lihat Puisi Selengkapnya Sunday, December 21, 2014 Puisi untuk ayah yang telah tiada. Kehilangan ayah pastilah membuat perasaan sedih karena telah kehilangan sesosok orang yang dikagumi dihormati dan disayangi. dia seorang pemimpin dalam keluarga namun ketika di atelah pergi, perasaan sedih mengharukan bercampur sedih yang menyentuh hati berbauar menjadi satu karena dalam keluarga seolah kehilangan arah sebab ayah telah tiada. Sebagaimana diketahuai pengertian dari kata Ayah artinya orang tua laki laki seorang anak. Tergantung hubungannya dengan sang anak, dan disaat ayah telah tiada anaknya akan menjadi piatu, serta kehilangan kasih sayang dari seorang ayah, maka beruntunglah kita yang masing menpatkan kasih sayang dari Ayah, di bandingkan saudara saudara kita yang telah kehilangan ayah Dalam kehidupan sehari-hari peranan ayah dapat sebagai ayah kandung atau ayah secara biologis, atau ayah angkat. dan panggilan kepada ayah juga biasanya diberikan kepada seseorang yangg secara de facto bertanggung jawab memelihara seorang anak meskipun antar keduanya tak ada hubungan resmi atau hubungan keluarga. Berkaitan dengan kata tentang Ayah puisi kali ini bertema puisi ayah yang telah tiada, dengan judul puisi sepeninggalanmu ayah, atau puisi ayah yang telah pergi karena dia sudah disayang Tuhan. Bagaimana puisinya untuk selengkapnya silahkan disimak saja puisi bertema ayah yang telah tiada berikut Sepeninggalmu Ayah Oleh kinarya asihRuang ini tak lagi riuh Sunyi senyap termangu sendu Tak jua ada gelak tawa meluah Hanya suara jangkrik mengerik beradu Ku tatap album f0to sepeninggal ayah Mecungkil jejak tertinggal citanya Meraup asa gapai senyum susah payah Menadah rasa perih demi pelita hatinya Ayah , tak lagi ku dapat memelukmu Kasihmu begitu tulus mengucur deras peluh Rindu mencium jemari tanganmu Ingin ridhomu tercurah bahagia meluluh Kinarya Asih Tangerang, 211214 PUISI AYAH DAN IBU YANG KUCINTASelain dari Yang Maha Utama Kurindukan Kekasih Allah Ayah yang telah tiada di sisi Ibu, perela jasa tiada terbilang Mereka yang kusebut cinta Bersemayam di dalam jiwa Kadang lemah namun kokoh Kadang lembut dan indahPUISI TANGISAN RINDU UNTUK AYAH KaryaAnisa jayansyahAku rindu ramadan tahun lalu Saat kau ada disisiku Menjadi imam keluarga Mengajarkan aku lebih tentang agama Demi tangisan rindu Untukmu ayah aku merindu Biarlah Allah yang memahami Doa-doa yang terpanjat setiap hari Ayah tersenyumlah disana Doaku tak pernah putus Jadilah hamba-hamba penghuni surga Sayang dariku untukmu tak pernah terhapus Tanpa ayah hidup terasa hampa Namun aku lebih percaya Allah telah menetapkanmu indah di Surga Dan sebab itu kini,kau telah tiada. Demikianlah puisi ayah yang telah tiada. Simak/baca juga puisi puisi tentang ayah yang lain di blog ini. Semoga puisi kepergian ayah atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi ayah dan ibu. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

puisi untuk ayah yang telah tiada